Faktor Penyebab Tekanan Darah Tinggi atau Rendah. Hal hal yang mempengaruhi nilai tekanan darah
Tekanan
darah (TD) ditentukan oleh 2 faktor utama yaitu curah jantung dan resistensi
perifer, sedangkan curah jantung adalah hasil kali denyut jantung dan isi
sekuncup. Besarnya isi sekuncup ditentukan oleh kekuatan kontraksi miokard dan
volume darah yag kembali ke jantung; yang terakhir ini (volume darah kembali kejantung) merupakan selisih dari
volume darah total dan volume darah yang ditampung dalam vena. Resistensi
perifer merupakan gabungan reistensi pada pembuluh darah (arteri dan arteriol)
dan resistensi akibat darahnya sendiri (viskositas darah / kekentalan darah). Resistensi pembuluh
darah disebabkan oleh tonus otot polos arteri dan arteriol dan oleh
berkurangnya elastisitas dinding pembuluh darah; yang terakhir ini (berkurangnya elastisitas pembuluh darah) akibat
arteriosclerosis yang terjadi dengan meningkatnya usia.
Besarnya TD sistolik ditentukan tertama oleh isi
sekuncup dan kecepatan ejeksinya, sedangkan TD diastolic ditentukan oleh
resistensi perifer dan denyut jantung (karena denyut jantung menentukan waktu
diastolic).
Pengaturan
TD didominasi oleh tonus simpatis yang menentukan frekuensi denyut jantung,
kotraktilitas miokard dan tonus pembuluh darah arteri maupun vena;
sistemparasimpatis hanya ikut mempengaruhi frekuensi denyut jantung. Aktivitas
simpatis juga mengaktifkan system renin angiotensin-aldosteron (RAA) melalui
peningkatan sekresi renin. System RAA meningkatkan tonus arteri dan vena serta
volume darah. Selanjutnya homeostasis TD dipertahankan oleh reflex baroreseptor
sebagai mekanisme kompensasi yang terjadi seketika dan oleh system RAA sebagai
mekanisme kompensasi yang berlangsung legih lambat. Misalnya pada penurunan TD,
reflex baroreseptor akan meningkatkan aktivitas simpatis dan menurunkan
aktivitas parasimpatis dan sekresi renin akan mengaktifkan system RAA, sehingga TD akan
naik kembali; demikian juga sebaliknya.
Aktivitas
fisik maupun emosi akan meningkatkan TD sementara. Oleh karena itu, pengukuran
TD harus dilakukan dalam keadaan basal. Penderita harus dengan santai di kamar
yang tenang sedikitnya 10 menit sebelum pengukuran dilakukan dan otot otot
lengan harus dalam keadaan relaksasi.