OLMESARTAN MEDOSOMIL
INDIKASI
Hipertensi
DOSIS
Awal 10mg sekali sehari, jika peru dapat dinaikan mejadi
20mg sekali sehari,; dosis maksimum 40mg sehari (lanjut usia, maksimum 20mg
sehari)
MEREK DAGANG
Olmetec (Pfizer Indonesia) Tablet salut selaput 10mg, 20mg,
40mg (K)
Kombinasi dengan HCT
Olmeter Plus (Pfizer Indonesia) tablet salut selaput
olmesartan 20mg/hidroklorotiazid 12,5mg; 40mg/12,5mg; 40mg/25mg (K)
PERINGATAN
Antagonnis reseptor angiotensin II harus digunakan dengan
hati – hati jpada stenosis arteri ginjal. Dianjurkan dilakukan pemantauan kadar
kalium plasma, terutama pada pasien lansia dan pada pasien gangguan ginjal.
Dosis awal yang lebih rendah mungkin ssesuai untuk pasien ini. Antagonis
reseptor angiotensin II harus diguakan dengan hati hati pada stenosis pembuluh
“mitral” atau aorta dan pada kardiomiopati hipertrofik obstruktif. Pasien
Afro-Karibian, tertama yang mengalami hipertrofik ventrikel kiri tidask akan
mendapat manfaat dengan pemberian antagonis reseptor angiotensin II.
KONTRAINDIKASI
Kehamilan, kelainan fungsi hati, kelainan fungsi ginjal
sedang sampai berat, kerusakan empedu, menyusui.
EFEK SAMPING
Biasanya ringan. Hipotensi simtomatik termasuk pusing dapat
terjadi, terutama pada pasien dengan
kekurangan cairan intravascular (misal yang mendapatkan diuretika dosis
tinggi). Hyperkalemia kadang kadang terjadi; angioedema juga dapat terjadi pada
beberapa antagonis reseptor angiotensin II.;
nyeri abdomen, diare, dispespsia, mual, gejala influenza, batuk
faringitis, rhinitis, hematuria, infeksi saluran kencing, bengkak peripheral,
artritis, nyeri otot , gejala mirip jarang vertigo, ruam.