INDIKASI
Hipertensi esensial dan renovaskuler; gagal jantung
kongestif (tambahan)
DOSIS
Hipertensi
Dosis awal 1mg sekali sehari; pada yang menerima diuretika,
pada usia lanjut atau pada gangguan ginjal, dosis awal 0,5mg sekali sehari;
pada hipertensi renovaskuler, sirosis hati, dosis awal 0,25-0,5mg sekali
sehari; dosis penunjang lazim 1-2,5mg sekali sehari; maksimal 5mg sehari
Catatan. Hentikan diuretika selama 2-3 hari
sebelumnya.
Gagal jantung (tambahan)
Dosis awal 0,5mg sekali sehari dibawah pengawasan ketat,
tingakatkan sampai 1mg sekali sehari; dosis penunjang azim 1-2,5mg sehari;
maksimal 5mg
MEREK DAGANG
Inhibace (Rocche Indonesia) tablet 1mg, 2,5mg (K)
PERINGATAN
Pada pasien yang menggunakan Diuretika, Penggunaan awal ACE
Inhibitor dilakukan dengan hati hati. Dosis pertama dapat menyebabkan hipotensi
terutama pada pasien yang sedang menggunakan diretika dosis tinggi, diet rendah
garam (natrium), dialysis, dehidrasi, penyakit vaskuler perifer atau
aterosklerosis menyeluruhkarena risiko penyakit renovaskuler yang tidak
bergejala; pantau fungsi ginjal sebelum dan selama pengobatan dan kurangi dosis
pada gangguan ginjal mungkin meningkatkan risiko agranulositosis pada penyakit
vaskuler kolagen (disarankan hitung jenis); reaksi anafilaktoid; menyusui;
mungkin mengatkan efek hipoglikemik insulin atau antidiabetik oral; kelainan
fungsi hati, resiko hipotensi, gagal ginjal, angioedema.
RAKSI AFAFILAKTOID. Guna menegah reaksi ini, penghambat
ACE harus dihindarkan selama dialysis dengan mebran high-flex
poyacrilonitrile dan selama apheresis hipoprotein densitas rendah dengan
dekstran sulfat.
KONTRAINDIKASI
Hipersensitif terhadap pengambat ACE (termasuk angioedema)
penyakit renovaskuler (pasti atau dugaan), stenosis aortic atau obstruktif
keluarnya darah dan jantung; kehamilan.
EFEK SAMPING
Hipotensi; pusing; sakit kepala, letih, asthenia, mual
(terkadang muntah), diare, (terkadang konstipasi), kram otot, batuk kering yang
persisten, gangguan kerongkongan, perubahan suara, perubahan pencecap (mungkin
disertai dengan turunnya berat badan), stomatitis dyspepsia, neri perut;
gangguan ginjal; hyperkalemia; angioedema, urtikaria, ruam kulit (termasuk
eritema multiforme dan nekrolisis epiderma toksik) dan reaksi
hipersensitivitas, gangguan darah (termasuk trombositopenia, neutropenia,
agranulositosis, dan anemia aplastic); gejala gejala saluran nafas ataus
hiponatermia, takikardia, palpitasi, aritmia, infark miokard dan stroke
(mungkin akibat hipotensi yang berat), nyeri pinggung, muka merah, sakit kuning
(hepatoseluler atau kolestatik),pankreatitis, gangguan tidur, gelisah , perbahan
suasana hati, parestesia, impotensi, onikolisis, alopesia.
KOMPLEKS GEJALA. Telahhdilaporkan suatu kompleks gejala
untuk pengambatan ACE yang meliputi demam, serositis, vaskulitis, myalgia,
atralgia, antibody antinukear positif, laju endapan darah meningkat;
ensinofiilia, leukositosis; mungkin juga terjadi ruam kulit, fotosensitivitas
atau reaksi kulit yang lain.