Informasi Obat Kardiovaskular, Obat Hipertensi, Obat Kolesterol

Obat Hipertensi Kandesartan sileksetl



KANDESARTAN SILEKSETIL (Candesartan)




INDIKASI

Hipertensi

Kombinasi dengan HCT : pengobatan hipertensi yang tidak dapat terkontrol dengan kandesartan sileksetil atau HCT sebagai monoterapi.



DOSIS

Hipertensi

Dosis awal 8mg (gangguan fungsi hati 2mg, gangguan fungsi ginjal atau volume deplesi intravascular 4mg) sekali sehari, tingkatkan jika perlu pada interval 4 minggu hingga maksima 32mg sekali sehari; dosis penunjang lazim 8mg sekali sehari.
Gagl jantung
Dosis awal 4mg sekali sehari, tingkatkan pada interval sedikitnya 2 minggu hingga dosis target 32mg sekali sehari atau hingga dosis maksima yangmasih dapat ditoleransi.
Kombinasi dengan HCT : kandesartan sileksetil 16mg + HCT 12,5 mg sekali sehari, dengan atau tanpa makanan.
Pasien usia lanjut : sebelum pengobatan dengan kombinsi harus dimulai dengan kandesartan sileksetil 2 mg tunggal untuk psien >75 tahun, atau kandeesrtan sileksetil 4mg tunggal untuk pasien <75 tahun.
Pasien dengan gangguan fungsi ginjal regimen lazim untuk kombinsi kandesartan silekstil/HCT/ dapat diikuti selama kreatinin klirens di atas 30mL/menit. Pada psien gangguan fungsi ginjal yang lebih parah diuretika kuat lebih disukasi daripada tiazid, sehingga kombinasi kandesartan sileksetil/HCT tidak dianjurkan.
Pasien dengan gangguan fungsi hati, diuretika tiazid harus digunakan dengan hati hati, oleh karenanya dosis harus diberikan dengan hati-hati.


MEREK DAGANG

Blopress (Takeda Indonesia) tablet 16mg (K)

Kombinasi dengan hidroklorotiazid

Blopress Plus (Takeda Indonesia) tablet 16mg kandesartan sileksetil / 12,5mg HCT (K)


PERINGATAN

Antagonnis reseptor angiotensin II harus digunakan dengan hati – hati jpada stenosis arteri ginjal. Dianjurkan dilakukan pemantauan kadar kalium plasma, terutama pada pasien lansia dan pada pasien gangguan ginjal. Dosis awal yang lebih rendah mungkin ssesuai untuk pasien ini. Antagonis reseptor angiotensin II harus diguakan dengan hati hati pada stenosis pembuluh “mitral” atau aorta dan pada kardiomiopati hipertrofik obstruktif. Pasien Afro-Karibian, tertama yang mengalami hipertrofik ventrikel kiri tidask akan mendapat manfaat dengan pemberian antagonis reseptor angiotensin II.; gangguan fungsi  hati; gangguan fungsi ginjal.


KONTRAINDIKASI

Kehamilan menyusui kolestatis.


EFEK SAMPING

Biasanya ringan. Hipotensi simtomatik termasuk pusing dapat terjadi, terutama pada pasien dengan  kekurangan cairan intravascular (misal yang mendapatkan diuretika dosis tinggi). Hyperkalemia kadang kadang terjadi; angioedema juga dapat terjadi pada beberapa antagonis reseptor angiotensin II.; vertigo, sakit kepala,;
Sangat jarang : mual, hepatitis, kerusakan darah, hiponatremia, neri punggun, sakit sendi, neri otot, ruam urikaria, rasa gatal.

Obat Hipertensi Kandesartan sileksetl Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown