Informasi Obat Kardiovaskular, Obat Hipertensi, Obat Kolesterol

KLASIFIKASI PENYAKIT HIPERTENSI



kapan seseorang disebut menderita penyakit Hipertensi ?.


Seseorang dikatakan menderita hipertensi jika terjadi peningkatan TD (Tekanan Darah) diastolic dan/atau sistolik yang persisten atau kronik. Seseorang disebut menderita Hipertensi berdasarkan pengukuran pada sedikitnya 2 kali kunjungan (2 kali pengukran pada waktu yang berbeda) Karena tekanan darah seseorang berfluktuasi (naik turun). Bila dalam 2 kali pengukuran TD diastolic pada seditnya 2 kali secara berturut turut selalu 90 mmHg atau lebih, atau bila nilai rata rata dari beberapa kali pengukuran TD sistolik pada sedikitnya 2 kali berturut turut menunjukkan TD selalu lebih dari 140mmHg, maka penderita ini dinyatakan menderita hipertensi. Peningkatan TD pada sekali pengukuran saja merupakan tanda bahwa diperlukan observasi lebih lanjut.

Klasifikasi hipertensi dibedakan berdasarkan tingginya Tekanan Darah, derajat kerusakan organ, dan etiologinya.
Klasifikasi berdasarkan tingginya Tekanan Darah penderita usia 18 tahun ke atas dapat dilihat pada berikut ini :

*Diastolik (korokof fase V)

< 90 mmHg                   : Tekanan Darah normal
90-104 mmHg      : Hipertensi ringan
105-114 mmHg    : Hipertensi sedang.
> 115 mmHg                 : Hipertensi berat

*Sistolik (bila TD diastolic < 90)
< 140 mmHg                 : Tekanan Darah normal
140-159 mmHg    : Hipertensi Sistolik perbatasan
> 160 mmHg                  : Hipertensi Sistolik

          Seseoran dikatakan menderita penyakit hipertensi labil bila TD-nya tidal selalu berada dalam kisaran hipertensi. Pada hipertensi akselerasi, peningkatan TD terjadi progresif dan cepat, disertai kerusakan vascular yang terlihat pada funduskopi sebagai perdarahan retina tetapi tanpa papiludem. Hipertensi maligna adalah hipertensi akselerasi yang disertai papiludem; pada keadaan ini TD sering kali lebih dari 200/140mmHg.


*source : Farmakologi dan Terapi Edisi 3





KLASIFIKASI PENYAKIT HIPERTENSI Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown