INDIKASI
Hipertensi, Angina
DOSIS
Hipertensi,
Dosis awal 5 mg 2 – 3 kali sehari atau 15mg sekali sehari,
tingkatkan bila diperlukan dengan interval satu minggu; dosis penunjang lazim
15 – 30 mg sehari; maksimal 45 mg sehari.
Angina
2,5 – 5 mg sampai dengan 3 kali sehari.
PERINGATAN
Hindari putus obat yang mendadak; terutama pada penyakit
jantung iskemik, blok AV derajat pertama, hiperensi portal (risiko memburuknya
fungsi hati); diabetes; riwayat penyakit paru obstruktif; miastenia gravis;
pada anafilaksis respons terhadap adrenalin berkurang.; kurangi dosis pada
gangguan ginjal.
KONTRAINDIKASI
Asma, gagal jantung yang tak terkendali, bradikardi yang
nyata, hipotensi, sindrom penyakit sinus, blok AV derajat dua atau tiga, syok
kardiogenik; feokromositoma.
Bronkospasme. Beta – blocker, termasuk yang diangga
kardioselektif, seharusnya tidakdiberikan kepada pasien dengan riwayat asma
atau bronkospasme. Namum, pada situasi yang sangat jarang dimana beta-blocker
harus diberikan pada pasien demikian, dapat diberikan beta-blocker yang
kardioselektif dengan sangat hati hati dan dibawah pengawasan spesialis.
EFEK SAMPING
Bradikardia, gagal jantung, hipotensi, gangguan konduksi,
bronkospasme, vasokonstriksi perifer, gangguan saluran cerna, fatique, gangguan
tidur, jarang ruam kulit dan mata kering (reversible bila obat dihenikan),
eksaserbasi psoriasis