MOEKSIPRIL
INDIKASI
Hipertensi esensial
DOSIS
Digunakan tugggal, dosis awal
7,5mg satu kali sehari; jika digunakan sebagai tambahan pada diuretika (lihat
keterangan diatas), dengan nifedipine, pada lansia, pada gangguan fungsi hati
datau ginjal, dosis awal 3,75mg; dosis lazim 15-30mg satu kali sehari; dosis
diatas 30mg sehari tidak menghasilkan peningkatan efikasi.
MEREK DAGANG
Univase (Schwars/Pharos) tablet
salut selaput, 7,5mg,; 15mg (K)
PERINGATAN
Pada pasien yang sedang
menggunakan diuretika, pemberian awal penghambat ACE perlu dilakukan dengan
hati hati. Dosis pertama dapatmenyebabkan hipotensi tertama pada pasien yang
sedang menggunakan diuretika dosis tinggi, diet rendah garam, dialysis,
dehidrasi atau pasien dengan gagal ginjal. Penghambat sebaiknya juga digunakan
dengan hati hati pada penyakit vaskuler perifer atau aterosklerosis yang
mempunyai risiko penyakit renovaskuler. Fungsi ginjal sebaiknya dipantau
sebelum dan selama pengobatan, dan dosis diturunkan pada gangguan fungsi ginja.
Resiko agranulositosis meningkat pada penyakit kolagen vaskuler (dianjurkan
dilakukan hitung jenis darah). Penghambat ACE sebaiknya digunakan secara hati
hati pada pasien dengan stenosis aortic berat atau simtomatik (berisiko
hipotensi), pada kardiomiopati obstructif hipertrofi, pada angioedema herediter
dan pada ibu menyusui.; Gangguan fungsi hati
KONTRAINDIKASI
Dan Penghambat ACE
dikontraindikasikan pada paien yang hipersensitif terhadap penghambat ACE
(termasuk angioedema) dan pada pasienyang diduga atau dipastikan menderita
penyakit renovaskuler. Penghambat ACE tidak boleh digunakan pada wanita hamil.
EFEK SAMPING
Dan Inhibitor ACE dapat
menyebabkan hipotensi yang parah dan gangguan fungsi ginjal dan batuk kering
menetap. Penghambant ACE juga menyebabkan angioedema (mula kerja dapat
tertunda), ruam kulit )pruritus dan urtikaria), pankreatitis dan gejala pada
saluran cerna yang dilaporkan meliputi mual, muntah, dyspepsia,
diare,konstipasi dan nyeri abdomen. Telah dilaporkan juga perubahan pada hasil
tes fungsi hati, icterus kolestatik dan hepatitis. Hyperkalemia, hipoglikemi
dan kelaianan darah termasuk trombositopenia, leukopenia, neutropenia dan
anemia hemolitik juga telah dilaporkan. Efek samping lainyang telah dilaporkan
diantaranya sakit kepala, mengantuk kelelahan, malaise, gangguan pengecapan,
paraetesis, bronkospasme, demam, vaskulitis, myalgia, arthralgia, antibody,
antinukir positif, penigaktana laju endap darah, eosinofiia, leukositosis dan
fotosensitivitas.; angina, aritmia, nyeri dada, pingsan, gangguan
serebrovaskular, infark miokard, perubahan nafsu makan dan berat badan, mulut
kering, fotosensitivitas, wajah memerah, gugup, perubahan perasaan ansietas,
drownsines, gaangguan tidur, tinnitus, sindrom seperti flu, berkeringat dan
dyspnea