INDIKASI
Krisis hipertensi, untuk mendapatkan penurunan tekanan darah
yang terkontrol pada anestesi ; gagal jantung kronik atau akut.
PERINGATAN
Hipotiroidism, hiponatremi, penyakit jantung iskemik,
sirkulasi serebral yang tergangu, lansia, hipotermia, monitor tekanan darah dan
kadar sianida dalam darah, jika terjadi berlangsung lebih dari 3 hari. Juga
perlu dimonitor kdadar tiosianat dalam dara; hindari pengentian secara mendadak
– hentikan infus sfelama 15 – 30 menit; gangguan fungsi hati, gangguan gungsi
ginjal; kehamilan; menyusui
KONTRAINDIKASI
Defisiensi vitamin B12 berat, atropi optic Leber; hipertensi
sekunder.
EFEK SAMPING
Disebabkan oleh pengurangan tekanan darah yang terjadi
secera cepat (kurangi kecepatan infus) : sakit kepala, pusing, mual, muntah
muntah, neri lambung, berkeringat, palpitasi, rasa was was, rasa tidak nyaman
pada bagian retrosternal; jarang terjadi penurunan jumlah platelet, flebitis
transien akut.
DOSIS
Krisis hipertensi, secara infus itravena, dosis awal 0,5 – 1,5 mcg/kg BB/ menit,
kemudian ditingkatka bertahap 500 nanoram/kg bb/ menit setiap 5 menit dalam
kisaran0,5 – 8 mcg/kb bb/menit (dosis lebih rendah jika sudah mendapat
antihipertensi lain); penggunaan dihentikan jika dalam 10 menit, respons tidak
memuaskan dengan dosis maksimal. Telah digunakan dosis awal lebih rendah 300
nanogram/kg bb/menit; menjaga tekanan darah diastolic 30 – 40 % lebih rendah
dari sebelum terapi, 200 – 400 mcg/menit (dosis lebih rendah untuk pasien yang
sudah mendpat antihipertensi lain);
Mengontrol hipotensi saat pembedahan dengan infus intravena,
maksimal 1,5mcg/kg bb/ menit;
Gagal jantung, dfengan infus intravena, dosis awal 10 – 15
mcg/menit, ditingkatkan setiap 5 – 10 menit sesuai kebutuhan; dosis lazim 10 –
200 mcg/menit, maksimal 3 hari.
MEREK DAGANG
Sodium Nitropruside for jinjection BP IMayne Pharma /
Tempo scan P) Injeksi 50 mg/vial (K).
Baca juga Obat Hipertensi Lain Furosemide