ILOPROST
Obat Hipertensi
INDIKASI
Hipertensi paru primer atau sekunder yang disebabkan
penyakit jaringan ikat (connective tissue disease) atau akibat obat, pada tahap
sedang sampai berat. Sebagai tambahan, pengobatan hipertensi paru yang
disebabkan tromboembolisme parukronik yang tidak bisa dilakukan pembedahan.
DOSIS
Melalui inhalasi : 2,5 – 5 mcg, 6 – 9 kali sehari, dapat
ditambah tergantung respon.
MEREK DAGANG
Ventavis (schering Indonesia) Cairan inhalasi 10
mcg/mL (K)
PERINGATAN
hipertessi paru tidak stabil dengan gagal jantung akanan
yang alanjut; hipotensi (jangan dimulai
pemberian obat jika tekanan sistolik di bawah 85 mg Hg) , infeksi paru akut,
kerusakan hati, gagal ginjal yang memerlukan dialysis.
INTERAKSI
Heparin, kumarin ,asam asetilsalisilat, AINS, tiklodipin,
klopidogrel, dan glikoprotein IIb/IIIa antagonis (absiksimab, eftifibatid dan
tirofiban).
KONTRAINDIKASI
Antna tidak stabil, dalam 6 bulan infark miokard gagal
jantung (kecuali jika dibawah pengawasan dokter), aritmia berat, kelainan katup
jantung kongesital atau yang didapat, dalam 3 bulan kejadian serebrovaskualr
(serangan iskemik atau stroke), penyakit oklusif pembuluh darah vena paru,
kondisi yang akan meningkatkan resiko perdarahan (tukak lambung aktif, trauma,
perdarahan intracranial), hamil dan menyusui.
EFEK SAMPING
Vasodilatasi hipotensi, sinkop,batuk, sakit kepala, spasme
rahang (trismus) hipersensitif.